BSI Beberkan Tantangan Perbankan Syariah di Indonesia

Nama : Tajjudin Mahendra Ichsan

NIM    : 11210530000079

Kelas  :  Manajemen Dakwah 3B

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atawa BSI menjadi bank syariah nomor wahid di Indonesia, namun menurut Direktur Utama BSI Heri Gunardi banyak hal yang membuat perbankan syariah di Indonesia sulit berkembang. Heri juga menjelaskan tidak heran kalau sebelum ada BSI, ranking perbankan syariah milik Indonesia berada pada kisaran ranking 20 hingga 40 dunia."Syariah di Indonesia sudah ada sejak 1991 namun pasang surutnya luar biasa, apalagi hingga saat ini literasi dan inklusinya masih rendah. Mau tidak mau ini jadi pekerjaan rumah bagi kami,"

"Itu semua fakta namun kami harus bertumbuh dan bertransformasi. Namun kalau mau dibandingkan dengan Malaysia misal, saat mereka mau membesarkan bank syariah pemerintahnya memberikan insentif dengan tidak membebani pajak pada tabungan syariah,". Namun ke depan, Heri optimis bisa bertumbuh, apalagi saat ini banyak daerah yang ingin mengkonversi perbankan konversional menjadi syariah seperti yang dilakukan di Nangroe Aceh Darussalam. Saat ini menurut Heri ada daerah Riau, Bank Nagari, dan daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan menggunakan syariah secara keseluruhan.

Tanggapan saya untuk ini adalah memang untuk membesarkan nama Bank syariah sangat sulit karena akan bersaing dengan bank konvensional seperti BRi, BNI, BCA dan lainnya. Cara terbaik adalah seperti menggandeng bank konvensional tersebut agar lebih berkembang dengan visi cita-cita untuk memaksimalkan dan optimalkan perbankan syariah nasional.


https://www.cnbcindonesia.com/news/20220928193325-4-375750/bos-bsi-beberkan-tantangan-perbankan-syariah-di-indonesia

Postingan populer dari blog ini

Pengaruh buruk game terhadap anak-anak

Bank Syariah Ekspansi Bisnis hingga Penetrasi Layanan di Timur Tengah

Indonesia Disebut Butuh Bank Syariah Besar dengan Kemampuan Komprehensif