Bank Syariah Pacu Digitalisasi, Muamalat hingga BSI (BRIS) Agresif Kembangkan Teknologi
Nama : Tajjudin
Mahendra Ichsan
NIM : 11210530000079
Kelas : Manajemen Dakwah 3B
Perbankan syariah terus memacu digitalisasi layanan hingga core
banking seiring dengan perubahan perilaku konsumen akibat pandemi Covid-19.
Langkah ini sekaligus mendorong bank agar mampu meraih pendapatan di luar
penyaluran pembiayaan. Berdasarkan catatan Bisnis, tiga bank syariah di
Indonesia, yakni PT Bank Muamalat Indonesia Tbk., PT Bank Mega Syariah, dan PT
Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS), sejauh ini terus mendorong perbaikan
layanan perbankan dari sisi digital.
Bank Syariah Indonesia atau BSI, yang memimpin
pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia, juga tidak ketinggalan memacu
upaya digitalisasi. Emiten berkode saham BRIS ini diketahui tengah merancang
super apps guna meningkatkan layanan pada nasabah. Senior Vice President
Corporate Secretary & Communication BSI Gunawan Arief Hartoyo mengatakan
aplikasi super tersebut akan meluncur pada awal 2023. Langkah ini bertujuan
memperluas layanan, sekaligus meningkatkan fee based income perseroan.
Menurut saya langkah dari para bank tersebut
sangat baik karena saat konsumen lebih mudah untuk melakukannya secara digital.
Dan dengan cara seprti itu bisa membuat bank syariah bisa mendapatkan income
lebih besar dan bisa mencapai target konsumen lebih banyak.
https://finansial.bisnis.com/read/20220925/90/1581025/bank-syariah-pacu-digitalisasi-muamalat-hingga-bsi-bris-agresif-kembangkan-teknologi