Tanggapan masyarakat mengenai minyak goreng yang membebani rakyat
Nama : Tajjudin Mahendra Ichsan
NIM : 11210530000079
Mata Kuliah : PKN
Hari,tanggal : Selasa, 1 Maret 2022
Tanggapan saya mengenai berita ini dikarenakan harga minyak yang tidak sesuai dengan harganya yang sebelumnya pada menjelang natal dan tahun baru meroket hingga hampir menyentuh 50 %. Akhirnya pun minyak menjadi langka untuk kebutuhan masyarakat memasak makanan untuk setiap hari dan memberatkan masyarakat kalangan kebawah.
Disisi lain akhirnya ada tanggapan dari Menteri Perekonomian Airlangga Hartanto tentang minyak goreng yang harganya sangat meroket pada akhirnya harganya yang sebelumnya Rp.25.ribu per liter menjadi Rp.14 ribu per liter. Dengan harga tersebut masyarakat bisa membeli dengan harga yang sudah sepantasnya didapatkan.
Mengingat bahwa minyak goreng yang sekarang harga murah menjadi rebutan para warga membuat stok minyak goreng di toko, swalayan, dan supermarket menjadi sangat langka. Pemerintah pun membuat kebijakan pembatasan pembelian terhadap minyak goreng maksimal 2 liter per orang membawa kartu vaksin dan fotocopy Kartu Kekuarga (KK) agar masyarakat bisa mendapat minyak goreng secara merata.
Sumber Referensi berita :
https://www.dpr.go.id/berita/detail/id/37115/t/Kenaikan+Harga+Minyak+Goreng+Membebani+Rakyat
Or English
Name: Tajjudin Mahendra Ichsan
NIM : 11210530000079
Subject : CIVICS
Day, date : Tuesday, March 1, 2022
My response to this news is because the price of oil is not in accordance with the previous price before Christmas and New Year skyrocketed to almost touch 50%. Finally, oil became scarce for the needs of the community to cook food for every day and burdened the lower classes.
On the other hand, finally there was a response from the Minister of Economy Airlangga Hartanto about cooking oil whose price skyrocketed in the end, the price which was previously Rp.25 thousand per liter became Rp.14 thousand per liter. With this price, the community can buy at a price that is appropriate.
Given that cooking oil is now cheap, it has become a bone of contention for residents, making cooking oil stocks in stores, supermarkets, and supermarkets very scarce. The government also made a policy of limiting the purchase of cooking oil to a maximum of 2 liters per person carrying a vaccine card and a photocopy of the Family Card (KK) so that people can get cooking oil evenly.
News Reference Source:
https://www.dpr.go.id/berita/detail/id/37115/t/Kenaikan+Price+of+Cheese+Oil+Weighing+on+the+People
Translated with DeepL.com (free version)